Sabah Sports Betting_Download_Online casino_Bookmaker Ranking

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bet36 sports betts

Lalu kalau sampai Bali jam segitu, 23.00, harus nginep di mana? Kudu naek apa ke sananya? Berapa ongkos taksi atau ojeknya?

— biaya ojek bandara-penginapan : Rp 20 ribu

— Penginapan 2 malam : Rp 45 ribu x 2 = Rp 90 ribu

— Bensin dua hari : Rp 50 ribu

Walau makin lama Bali sudah makin ramai, berlibur ke sana tetap saja menggoda. Banyak orang bilang, liburan ke Bali sama saja dengan menghambur-hamburkan uang. Ya namanya aja liburan Pak, Buk ~ mau nggak keluar duit ya bobok cantik di rumah aja. Katanya sih sekarang berlibur ke Bali perlu biaya di atas satu juta, karena hampir semua kawasan di Bali sudah dikomersilkan. Ah nyatanya kalau kamu niat bikin itinerary dan merencanakan dengan matang, berlibur ke Bali bisa kok dengan biaya di bawah Rp 400 ribu. Mau murah ya kamu kudu mau sedikit susah, namanya aja ala backpacker. Nih, salah satu siasat biar murah liburan ke Pulau Dewata ini. Simak pelan-pelan ya…

desa yang masih sangat kental adat istiadatnya via pegipegi.com

— Tiket masuk Goa Gajah : Rp 15 ribu

— Ojek online bandara-penginapan PP : Rp 20 ribu x 2 = Rp 40 ribu

— Tiket masuk Goa Gajah : Rp 15 ribu

— Tiket masuk Desa Penglipuran : Rp 15 ribu

— Tiket masuk air terjun : Rp 10 ribu

— Sewa motor matic 2 hari : Rp 50 ribu x 2 = Rp 100 ribu

— Bensin dua hari : Rp 25 ribu x 2 = Rp 50 ribu

— Biaya makan pagi sama siang dikali dua (anggaplah kita bikin Rp 5 ribu sekali makan dikali 2 = Rp 10 ribu). Dikali dua hari. Jadi Rp 10 ribu x 2 = Rp 20 ribu

— Hari ini semuanya gratis tis tis~

Dari Sanur, yuk cabut ke Denpasar aja. Kamu bisa mengunjungi Art Centre Bali atau Taman Budaya Bali misalnya. Kalau kamu beruntung, di sini seringkali ada pertunjukan kesenian Bali yang digratiskan untuk siapapun yang ingin menonton. Pada pertengahan tahun, di tempat ini juga selalu dihelat Bali Art Festival setiap tahunnya. Atau enggak, kamu bisa juga ke Museum Lukisan Sidik Jari di Denpasar ini. Jangan berharap kamu akan melihat koleksi sidik jari dari orang-orang terkenal di museum ini, karena yang akan kamu dapatkan ialah berbagai lukisan yang dilukis dengan menggunakan metode ujung jari dari para pelukisnya. Karena nggak menggunakan kanvas, makanya dinamakanlah museum sidik jari, masuknya gratis. Kamu mau main-main ke Pura Sakenan juga gratis.

— Penginapan 2 malam : Rp 45 ribu x 2 = Rp 90 ribu

— Tiket masuk air terjun : Rp 10 ribu

Dari air terjun tadi, kamu bisa menuju Goa Gajah pada siang harinya. Tentu saja kamu jangan pernah membayangkan melihat gajah di Goa yang satu ini. Karena ini salah satu bagian sejarah yang digunakan untuk tempat bersemedi saat abad 10-14 masehi lalu. Kalau kamu pecinta wisata arkeologi, kamu nggak akan rugi datang ke sini. Biayanya Rp 15 ribu. Sore harinya silahkan bertandang ke desa adat Penglipuran. Sebuah desa yang warga masyarakatnya masih menjunjung tinggi dan memegang teguh adat dan budaya Bali. Karena desa wisata, jadinya tetap dipungut biaya, Rp 15 ribu per orangnya. Dengan biaya itu, kamu akan bisa menikmati indahnya pemandangan desa dan rapinya tatanan bangunan rumah penduduknya. Setelahnya, kamu bisa pulang kembali ke penginapan.

Setelah motor didapat, kamu pun siap mengembara di alam Bali. Tujuan utama ialah Ubud, percayalah pesona desa di Kabupaten Gianyar ini tak akan mampu kamu lupakan nantinya. Bawa motornya pelan-pelan aja, selama kamu punya SIM sih aman. Nikmati indahnya sawah terasering dalam perjalananmu. Kalau perlu berhenti dan abadikan. Kalau kamu nemu inspirasi membuat puisi misalnya, kamu bisa kok berhenti di pinggir jalan dan mencatatnya sebentar. Perjalanan dari Poppies Lane ke Ubud kurang lebih makan waktu 90 menit. Mentok pukul 09.00 lah kamu sampai di Ubud. Kamu bisa mengunjungi Air Terjun Tegenungan Kemenuh. Kesejukan akan kamu rasakan dari air terjun yang ketinggiannya mencapai 16 meter ini. Biayanya masuknya senilai Rp 10 ribu.

— TOTAL : Rp 360 ribu

— Sewa motor dua hari : Rp 50 ribu x 2 = Rp 100 ribu

Jadi, yang paling murah dan masuk akal adalah dengan menggunakan ojek online. Dengan biaya sekitar Rp 20 ribu, kamu bisa sampai penginapan dengan selamat sentosa. Lho nginepnya dimana? Pernah tahu poppies lane kan?

Jadi, kamu berani ke Bali sendiri dengan bawa empat lembar ratusan ribu rupiah aja? Yang penting kamu nabung tiket pesawat dululah ya, setelahnya dijamin hidupmu akan baik-baik aja. Selamat berbahagia!

Bali itu identik dengan pantai. Ada baiknya kamu mengawali hari keduamu di Pulau Dewata ini dengan menyambut matahari terbit di Pantai Sanur. Berburu sunrise itu gampang, kuncinya cuma satu, bangun pagi. Pantai yang satu ini lokasinya juga nggak jauh kok dari tempat menginapmu. Dari Poppies Lane, kamu bisa berangkat sekitar pukul 05.00 WITA, waktu tempuhnya berkisar antara 15-30 menit aja. Biaya masuknya gratiiis.

Terakhir, saat menuju senja, ada baiknya kamu kembali ke pantai Kuta. Banyak orang bilang, belum ke Bali kalau belum mengunjungi pantai Kuta ini. Nggak usah ditanya betapa kerennya sunset di Kuta. Hari terakhirmu di Bali dijamin akan istimewa. Biaya masuknya gratis kok, tenang~

Sebenernya kalau kamu mau yang paling murah, kamu pakai jalur darat dan laut aja, jangan udara. Naik kereta ke Banyuwangi, dan nyebrang pakai Ferry dari Banyuwangi ke Bali. Tapi sebenernya kalau pengen banget pakai pesawat juga bisa, pergilah ke sana pas low season alias bukan musim liburan. Cari tiket promo, setahun sebelumnya kalau perlu. Walau bukan low season, sebenernya juga ada tiket dengan harga miring sih, yaitu untuk penerbangan malam atau last flight. Biasanya pesawat take off dari Jakarta sekitar pukul 20.30 WIB dan mendarat di Bali pada pukul 23.00 WITA. Lama penerbangannya cuma 90 menit aja, ditambah satu jam karena waktu Bali satu jam lebih cepat. Jangan pernah lupakan itu ya~

— Biaya makan malam, katakanlah Rp 10ribu x 2 hari = Rp 20 ribu

Dari bandara tadi, dengan duit warna ijo kamu sudah sampai di penginapan  wilayah Poppies Lane. Yaitu, sebuah lorong atau gang kecil di sebuah jalan yang sangat terkenal seantero jagad raya karena night life-nya, dan karena merupakan tujuan utama para backpacker atau budget traveler. Sampe Slank aja bikin lagunya lho. Di sini banyak penginepan di bawah Rp 100 ribu rupiah, tinggal kamu pilih aja yang mana. Kalau boleh rekomendasiin sih, kamu bisa nginep di Hotel Mahendra, tepatnya ada di Jalan Poppies 2, Br Pangabetan, Kuta. Mereka menyediakan kamar paling murah dengan harga Rp 45 ribu. Jangan nanya fasilitaslah, yang penting ada kasur kan? Kipas angin juga ada kok, hehe.

Tengah malem atau pagi harinya, silahkan kembali lagi ke Bandara Ngurah Rai untuk kembali ke kota asalmu. Pakai ojek online lagi ya Rp 20 ribu.

Makin pagi makin baik. Perjalanan bisa kita mulai jam 07.00 WITA. Oiya, sebelumnya silahkan cari persewaan motor di sekitar Poppies Lane dan Kuta. Cara mudah, tepat, efektif, dan efisien dengan harga semurah mungkin memang dengan membawa kendaraan sendiri alias sewa mobil atau motor. Sewa mobil jelas makin mahal, apalagi kalau kamu sendirian, belum kalau harus macet-macetan. Sewa motor pun harganya bervariasi. Ada yang Rp 35 – 40 ribu untuk motor seperti supra Fit, 40-50 ribu untuk motor matic seperti Mio dan Vario, dan Rp 70 ribu untuk Tiger. Kalau boleh saran sih mending pakai matic aja, untuk meminimalisir lelahmu. Lebih mudah juga kan?

— Tiket masuk Desa Penglipuran : Rp 15 ribu

— Total : Rp 150 ribu