Kenapa Vaksi「Sabah Sports Website」n Covid

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bet36 sports betts

Sabah Sports WSabah Sports Websiteebsiteuntuk baySabah Sports Websitei 6 bulan hinSabah Sports Websitegga 2 tahun, Pfizer mengatakan hasilnya mungkin bisa diperoleh pada bulan Oktober atau November. Dan segera setelah itu Pfizer akan meminta FDA untuk menerbitkan izin penggunaan darurat.

Baca juga: CDC: Vaksin Covid-19 Mungkin Tidak Melindungi Orang dengan Gangguan Kekebalan

Lantas, kenapa belum ada vaksin untuk anak padahal terdapat peningkatan kasus Covid-19 pada anak-anak?

Hasil uji klinik untuk anak berusia 2 hingga 5 tahun mungkin dapat diperoleh setelah data 5-11 tahun.

Studi vaksin Pfizer mendaftarkan lebih dari 4.600 anak dalam tiga kelompok usia yakni usia 5 hingga 11 tahun, 2 hingga 5 tahun, dan bayi 6 bulan sampai 2 tahun.

Meski vaksin Covid-19 sudah tersedia untuk orang dewasa, tapi dosis tersebut tidak bisa dengan mudah diberikan untuk anak kecil.

KOMPAS.com - Indonesia sudah mengadakan program vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun. Namun untuk anak di bawah usia 12 tahun masih menunggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Setelah hasil uji klinik keluar, mereka akan berusaha meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS untuk menerbitkan izin penggunaan darurat (EUA) vaksin di bulan yang sama.

"Saya memahami kekhawatiran orangtua yang menginginkan anak-anak mereka divaksinasi. Namun kami harus memastikan bahwa kami melakukan yang terbaik dan teraman untuk anak-anak," kata Dr. Chip Walter, seorang dokter anak di Duke University dan seorang penyelidik untuk uji coba Pfizer.

Pertimbangan penggunaan darurat oleh FDA dapat memakan waktu beberapa minggu, yang berarti vaksin untuk anak-anak kecil kemungkinan tidak akan tersedia sampai akhir tahun atau awal tahun depan.

Dilansir dari CNN, Kamis (15/7/2021), vaksin Covid-19 untuk anak di bawah usia 12 tahun baru akan tersedia beberapa bulan atau bisa lebih lama.

"Hasil uji klinik untuk anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun mungkin muncul sekitar bulan September dan tergantung pada temuan," kata juru bicara perusahaan Pfizer kepada CNN.