Penemuan Tensimeter「Indonesian Baccarat」 Manual yang Hingga Kini Tak Tergantikan

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bet36 sports betts

IndonIndonesian Baccaratesian BaccaratkemIndonesian BaccaraIndonesian BaccaraIndonesian Baccaratttudian pada tahun 1850 an, ahli fisiologi Jerman Karl von Vierordt menemukan sphygmograph pertama dengan sistem berbasis berat untuk menguji tekanan darah menggunakan arteri radial seseorang.

Dilansir dari MedicineNet, Senin (29/03/2021) terdapat dua jenis tensimeter manual yang kerap digunakan, di antaranya tensimeter air raksa, yaitu alat yang mengukur tekanan darah dengan melacak ketinggian kolom air raksa, dan cenderung digunakan untuk uji klinis serta pengujian pasien berisiko tinggi.

Melansir HealthTech, seorang pendeta abad ke-18 yang tertarik pada dunia sains bernama Stephen Hales meneliti kekuatan darah di arteri.

Kedua alat tensimeter ini sama-sama menggunakan pompa karet atau silikon.

Baca juga: Penemuan Antiseptik, Selamatkan Banyak Nyawa dari Infeksi Kuman

Baca juga: Penemuan Alat Pacu Jantung Ini Selamatkan Ratusan Ribu Orang di Dunia

Kata sphygmomanometer berasal dari bahasa Yunani yaitu sphygmos artinya detak jantung atau denyut nadi, dan manometer yang artinya alat untuk mengukur tekanan atau tensi.

Mengingat ukurannya yang kecil dan relatif mudah digunakan, model aneroid mungkin lebih banyak digunakan saat ini untuk memeriksa tekanan darah tinggi yang berisiko menyebabkan penyakit jantung maupun stroke.

Meskipun rumit, ini menunjukkan kemajuan dari penemuan tensimeter pada satu dekade sebelumnya yaitu kymograph.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Penemuan alat tensi yang kita kenal sebagai pengukur tensi ini terjadi secara bertahap, dengan banyak penemu yang berjasa dibaliknya.

Jenis lainnya adalah sphygmomanometer aneroid, yang bergantung pada pengukur tekanan kecil.

Sebagai bagian dari penelitiannya, Hales melakukan tes pada getah dalam sayuran, uji coba pada kuda, serta hewan lainnya.

KOMPAS.com - Alat pengukur tekanan darah atau sphygmomanometer merupakan alat yang biasa digunakan untuk mengukur tekanan darah, terutama di arteri. Berkat penemuan tensimeter manual, paramedis dapat memeriksa tanda-tanda vital seseorang.

Sphygmomanometer yang biasa kita sebut tensimeter ini merupakan salah satu penemuan yang mengubah dunia yang telah membantu dokter dalam pemeriksaan awal kesehatan pasiennya.